Batam Prioritaskan Penanganan 167 Titik Rawan Banjir
Pemkot Batam dan BP Batam menetapkan 167 lokasi rawan banjir sebagai prioritas pekerjaan dan evaluasi drainase pada 2026–2027.
Baca publikasi sumberPortal informasi kebencanaan independen untuk Kota Batam. Pelajari mitigasi banjir, longsor, cuaca ekstrem, panduan kesiapsiagaan, serta publikasi BPBD Kota Batam.
Ruang Siaga Batam adalah portal informasi independen, bukan situs resmi BNPB maupun BPBD.
Tiga langkah praktis untuk memulai kesiapsiagaan berbasis rujukan tepercaya.
Kenali risiko banjir, genangan, cuaca ekstrem, dan gempa bumi di sekitar tempat tinggal.
PelajariBuat tas siaga, rencana komunikasi, dan titik pertemuan yang dipahami bersama.
PelajariGunakan pemetaan dan rujukan resmi untuk memahami ancaman di wilayahmu.
Pelajari
Kunjungi layanan BNPB, InaRISK, dan BMKG untuk mengetahui potensi ancaman, rekomendasi mitigasi, dan informasi kebencanaan.
Ringkasan artikel, dengan tautan ke publikasi sumber untuk informasi lengkap.
Pemkot Batam dan BP Batam menetapkan 167 lokasi rawan banjir sebagai prioritas pekerjaan dan evaluasi drainase pada 2026–2027.
Baca publikasi sumber
BPBD Kota Batam mengulas sejumlah ancaman termasuk banjir, cuaca ekstrem, abrasi, karhutla, kekeringan dan tanah longsor.
Baca publikasi sumber
Kunjungan Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Riau ke BPBD Batam membahas pertukaran data, cuaca ekstrem dan kesiapsiagaan bencana.
Baca publikasi sumberReferensi kegiatan kebencanaan yang telah diselenggarakan atau diumumkan lembaga terkait.
Pemkot dan BP Batam menyinkronkan data banjir, prioritas lokasi serta pembagian tanggung jawab penanganan pada 167 titik.
Baca publikasi sumber
BPBD Batam menggelar konsultasi publik Rancangan Akhir Rencana Penanggulangan Bencana Daerah bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Baca publikasi sumber
BPBD Batam menyelenggarakan sosialisasi Kajian Risiko Bencana yang melibatkan perwakilan instansi, akademisi, dan berbagai pihak terkait.
Baca publikasi sumberDirektori domain proyek independen yang dikelompokkan berdasarkan organisasi.